Ramuan Alami Panas Dalam

Originally posted on Komunitas Pecinta Pengobatan Alami:

panas dalam
Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa ditandai oleh rasa panas di dalam tubuh.
Sama halnya dengan badan Lesu tidak bergairah panas dalam sering dikeluhkan banyak orang. Sariawan, bibir pecah-pecah, dan nyeri tenggorokan merupakan gejala khasnya. Dr. T Bahdar Johan, Sp.PD, ahli penyakit dalam dari RS Internasional Bintaro, seperti yang dikutip tabloid Senior, menyatakan, istilah panas dalam sebenarnya salah kaprah.

“Dalam dunia medis tidak dikenal istilah panas dalam. Jadi panas dalam itu tidak ada. Hanya saja banyak orang telanjur menganggap gejala yang timbul sebagai tanda panas dalam,” katanya. “orang yang mengeluh terkena panas dalam itu seringkali tidak demam. Suhu tubuhnya normal ketika diukur dengan termometer,” kata Dokter Bahdar Johan.

Jadi, definisi panas dalam untuk tiap orang bisa berbeda. “Dari keluhan yang sering saya jumpai pada pasien yang terkena panas dalam, gejalanya antara lain sariawan, bibir pecah-pecah…

View original 1.173 more words

Tautan

HARI JAM KLS MATA KULIAH SKS DOSEN PEMBINA
KAMIS 13.00-14.30 D Manaj. Pendidikan Islam   Drs. Sunarto, M.Ag
14.30-16.00 D Analisis PAI IV   Drs. HN Taufiq, M.Ag
16.00-16.15 Istirahat/SHOLAT  
16.15-17.45 D Filsafat Pendidikan Islam   Prof. Dr. Trobroni, M.Si
 
JUMAT 13.00-14.30 D Komunikasi Dakwah   Ahmad Fatoni, Lc.,M.Ag
14.30-16.00 D Bimbingan Konseling   Nur Afifah Khurin M, M.Kes
16.00-16.15 Istirahat/SHOLAT  
16.15-18.30 D Media Pembelajaran II 3 Saiful Amin, M.Pd
 
SABTU   D Metode Penlt. Kuantitatif   Agung Deddiliawan Ismail,  M.Pd
  D Metod Pembljaran PAI II    
  Istirahat/SHOLAT  
  D Ketrampilan Dasr Mengajar   Soleh Subagja, M.Pdi
           

Tautan

SILLABY PERKULIAHAN

FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

 

Dosen Pembina           : Prof. Dr. Tobroni, M.Si.

Jurusan/Prodi              :  Tarbiyah/PAI

Semester                      : Genap

Tahun Akademik        : 2012/2013

 

Tujuan Perkuliahan:

  1. Mengkaji dan mengembangkan paradigma dan teori pendidikan Islam dalam perspektif filosofis, teologis dan spiritualitas
  2. Mengkaji dan mengembangkan konsep, tujuan, kurikilum dan komponen-komponen lain dalam pendidikan Islam dari perspektif al-Qur’an dan al-Hadis
  3. Mengkaji dan mengembangkan pemikiran para tokoh tentang pendidikan Islam, baik yang bersifat normative, teoritik maupun praktik
  4. Mengkaji dan mengembangkan gagasan-gagasan baru dalam pendidikan Islam

 

 

 

Materi Perkuliahan:

KULIAH KE 1: ORIENTASI UMUM DAN SISTEM PERKULIAHAN

KULIAH KE 2: PENDAHULUAN

  1. Manusia makhluk berfikir, bertanya, mencari solusi, menemukan ide-ide baru, ilmu  baru
  2. Berfikir dalam berfilsafat ada kaidah-kaidah dan pola-polanya yang tidak sama dengan menghayal atau berfantasi
  3. Berfikir antara teks dan konteks dan kebebasan berfikir
  4. Problem-problem pendidikan Islam yang memerlukan solusi
  5. Perlunya ide-ide baru dalam pendidikan Islam

KULIAH KE  3: KERANGKA FILSAFAT, TEOLOGI DAN SPIRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN

  1. Konsep paradigma menurut Thomas Kuhn
  2. Konsep filsafat           
  3. Konsep teologi
  4. Konsep spiritualitas
  5. Kerangka filosofis, teologis dan spiritualitas dalam pendidikan

KULIAH KE 4: HAKEKAT PENDIDIKAN (I)

  1. Konsep dan pendidikan
  2. Pendidikan dan kehidupan
  3. Fungsi pendidikan
  4. Seputar Konsep Pendidikan Islam   
  5. Pemikiran Filosofis Tentang Pendidikan Islam   

 

KULIAH KE 5: VISI DAN MISI PENDIDIKAN ISLAM    (II)

  1. Rahmat Bagi Semesta Alam   
  2. Menghargai Ilmu dan Orang yang Berilmu   
  3. Membangun Peradaban di Era Informasi  
  4. Penyelamat Peradaban Umat Manusia  

 

KULIAH KE 6: TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM   (III)

  1. Rumusan Tujuan Pendidikan Islam   
  2. Strategi Merumuskan Tujuan   
  3. Setting Sosial dalam Merumuskan Tujuan   
  4. Hambatan dalam Mencapai Tujuan   

 

 

KULIAH KE 7: KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM    (IV)

1.      Pandangan Islam Tentang Ilmu Pengetahuan   
2.      Pandangan Islam Tentang Akhlak dan Perdaban  

 

KULIAH KE 8: PRADIGMA KEMANUSIAAN DALAM PENDIDIKAN  (V)

  1. Perjalan Hidup Manusia
  2. Kehewanan dan Kemanusiaan Manusia
  3. Jati Diri Manusia
  4. Kebebasan Manusiaan  
  5. Tugas Hidup Manusia 
  6. Muhammad Profil Ideal Manusia 
    1. Pendidikan Berwawasan Kemanusiaan    

 

KULIAH KE 9 : GURU DALAM PENDIDIKAN ISLAM   (VI)

  1. Guru dalam Pendidikan Islam    
  2. Profesionalisme Guru  
  3. Guru Yang Efektif   
  4. Pemberdayaan Guru  

 

KULIAH KE 10: PARADIGMA HUMANISME DALAM INTERAKSI EDUKATIF   (VII)

1. Metode Pembelajaran Humanistik

2. Metode Pembelajaran yang Integralistik
3.    Metode Pembelajaran: Tilawah, Ta’lim, Tadlrib, Tazkiyah, dan Ta’dib   
4.    Interaksi Edukatif dalam Pendidikan Islam
 
KULIAH KE 11: SPRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN ISLAM   (VIII)
1.  Gagasan Tentag Spritualisasi Pendidikan    
2.  Spritualisasi Tujuan Pendidikan      
  1. Integrated Knowledge: Spritualisasi Kurikulum   
    1. Spritualisasi Subyek Guru (Guru dan Siswa)     
    2. Spritual Leadership: The Problem Solver Krisis Kepemimpinan Pendidikan Islam

Kuliah ke 12 Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam (IX)

  1. Imam al-Ghazali
  2. Ibnu Miskawaih
  3. Athiyah al-Abrasyi
  4. Omar Mohammad al-Syaibati

 

Kuliah ke 13 Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam Nusantara (X)

  1. Ki Hajar Dewantoro
  2. KH. Ahmad Dahlan
  3. KH. Hasyim asy’ari
  4. Syed Mohammad al-Naquib al-Attas

 

KULIAH KE 14: IDE-IDE BARU DALAM PENDIDIKAN ISLAM  

  1. Aspek tujuan pendidikan
  2. Aspek kurikulum
  3. Aspek pendekatan pembelajaran
  4. Aspek murid
  5. Aspek guru

10.Aspek nilai dan budaya

11.Aspek budaya

 

KULIAH KE 15: CLOSING REMARK/BRAINSTORMING

 

 

BUKU WAJIB

Tobroni, 2008. Pendidikan Islam: Paradigma Teologis, Filosofis dan Spiritualitas. UMM Press.   

Tobroni. 2012. Relasi Kemanusiaan dalam Keberagamaan. Mengembangkan Etika Sosial Melalui Pendidikan. Lubuk Agung, Bandung

Azra, Azyumardy, 2000. Pendidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Jakarta: Logos.

Mas’ud, Abdurrahman. 2002. Menggagas Pendidikan Non Dikhotomik. Yogyakarta: Gama Media.

Dewey, John. 1964. Democracy and Education. New York: the Macmillan Company.

 

BUKU ANJURAN

Buchori, Mochtar. 2001. Pendidikan Antisipatoris. Yogyakarta: Kanisius.

Davis, Garry A. & Margaret A. Thomas. 1989. Effective Schools and Effective Teacher, Boston: Allyn and Bacon.

Gordon, Thomas. 1990. Teachers Effectives Training (penyadur Mudjito). Jakarta: Rajawali Press.

Jalal, Fasli dan Dedi Supriadi, (ed). 2001. Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adi Cita.

Moedjiarto. 2002. Sekolah Unggul. Data Graha Pustaka.

Sidi, Indra djati. 2001. Menuju Masyarakat Belajar: Menggagas Paradigma Baru Pendidikan. Jakarta: Paramadina.

Suprayogo, Imam. 1998. Reformasi Visi Pendidikan Islam. Malang: STAIN Press.

————- . 2004. Pendidikan Berparadigma Al-Qur’an. Malang: UIN Press.

Tony Townsend, Effective Schooling: Research, Theory and Practice, London and New York: Roudledge, 1994.

Ulwan, Abdullah Nasih. 1992. Tarbiyatu Al-Aulad Fi Al-Islam. Terj. Khalilullah Ahmas Maskur Hakim Bandung: Remaja Rosdakarya.

 

KEGIATAN PERKULIAHAN

 

  1. Ceramah
  2. Tanya jawab
  3. Diskusi
  4. Penulisan paper
  5. lesson learn

 

PENILAIAN

  1. Penguasaan substansi akademik
  2. Kehadiran tidak kurang dari 75 %
  3. Partisipasi dan Keaktifan di kelas
  4. Kualitas paper dan presentasi
  5. Tugas akhir